MENU×
Kawah Ijen
Kawah Ijen

Kawah Ijen

Menikmati keindahan kawah di kaki Gunung Ijen yang menakjubkan

Managed By Resma

Resma

Kawah Ijen

Banyuwangi merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang memiliki segudang tempat wisata indah. Salah satu tempat wisata yang paling terkenal adalah Kawah Ijen. Kawah dari Gunung Ijen ini sudah sangat terkenal dikarenakan warna hijau tosca nya yang cantik dan juga merupakan kawah asam terbesar di dunia. Kawah ini merupakan sebuah danau diatas Gunung Ijen yang terbentuk akibat proses letusan Gunung Ijen, membuat kawah dipenuhi oleh air sehingga membentuk sebuah danau kawah yang menakjubkan.

Kawah ini memiliki kedalaman sekitar 200 meter dan luas sekitar 5.466 hektar. Hampir setiap hari pasti ada wisatawan yang datang untuk melihat keindahannya. Tidak hanya wisatawan lokal, banyak juga wisatawan Internasional yang tertarik untuk mengunjunginya.

Kawah Ijen juga ditetapkan sebagai cagar Biosfer oleh Unesco pada Maret 2016, sehingga bisa dipastikan pesona Kawah Ijen semakin mendunia. Terlebih pihak Pemkab Banyuwangi kian gencar mempromosikan Kawah Ijen sebagai wisata andalan Kabupaten Banyuwangi.

Kecantikan Kawah Ijen dapat disaksikan dari atas Gunung Ijen, terlihat danau berwarna tosca dengan kabut asap belerang yang mempesona. Ditambah dengan suhu udara yang dingin (10 derajat celcius hingga 2 derajat celcius) akan menambah sensasi tersendiri. Berbagai tanaman cantik juga bisa ditemukan seperti bunga Edelweis dan Cemara Gunung.

Hal Yang Bisa Dilakukan di Kawah Ijen
Melihat cantiknya Bluefire. Konon, fenomena bluefire ini hanya ada di Kawah Ijen. Tak heran, bukan hanya wisatawan saja yang datang melainkan juga para ahli geologi maupun peneliti pun ikut datang ke kawah ini. Waktu yang tepat untuk melihat fenomena ini adalah dini hari. Pendakian dari Pos Paltuding dapat ditempuh sekitar kurang lebih 3-4 jam, maka jika mendaki pada dini hari akan mendapatkan 2 fenomena sekaligus yaitu bluefire dan sunrise yang epik dari puncak Ijen.

Bersua dengan kawah hijau tosca. Wisatawan akan menemukan pemandangan spektakuler, yakni kombinasi antara danau kawah ijen yang berwarna tosca, panjangnya jalur pendakian dan asap belerang yang selalu mengepul ke langit. Berfoto dengan latar belakang pemandangan ini sangatlah epik, sehingga lokasi ini menjadi salah satu lokasi Kawah Ijen yang wajib dikunjungi.

Betukar pengalaman dengan warga sekitar. Jika mau membuka diri dan tidak hanya sekedar mencari keindahan alam di wisata ini dijamin wawasan akan bertambah luas, karena di tempat baru dengan orang-orang baru akan selalu memberikan perspektif yang berbeda dalam hidup. Ketika bertemu dengan penambang belerang di Kawasan Ijen, mereka tidak akan sungkan untuk berbagi cerita. Mulai dari bertemu dengan turis yang menyebalkan, pekerjaan sehari-harinya yang mempertaruhkan nyawa atau yang lebih menyenangkan mendengar mereka berbicara dalam bahasa lokal.

Menikmati indahnya Milky Way. Untuk bisa menikmati pemandangan ini tujulah Kawah Ijen melalui jalur pendakian Paltuding yang mulai dibuka pada saat pukul 01.30 pagi. Usahakan datang lebih awal agar tidak berdesakan saat naik, jika sudah maka segeralah mendekat ke arah kawah untuk bisa melihat milky way.

Berikut ada beberapa tips yang bisa diterapkan saat berwisata ke Kawah Ijen:

  1. Dari Licin menuju Paltuding perjalanan dapat diteruskan dengan kendaraan offroad, terutama jenis jeep double gardan karena medan nya cukup berat
  2. Lakukan persiapan yang cukup jika akan melakukan perjalanan malam hari, karena medan yang ditempuh cukup berat terlebih bagi para pemula.
  3. Jika ingin mendapatkan bluefire lakukan pendakian pada tengah malam antara pukul 00.00 - 02.00 dini hari. Karena api terlihat jelas hingga pukul 05.00 pagi sebelum matahari muncul.
  4. Gunakan perlengkapan yang memadai seperti jaket tebal, penutup telinga, sarung tangan dan kaus kaki
  5. Jangan minum terlalu banyak untuk mencegah proses metabolism tubuh
  6. Selalu gunakan masker, karena untuk menuju Kawah Ijen wisatawan harus menyusuri jalan setapak menuju tebing kaldera dimana terkadang asap-asap belerang tertiup angin melewati jalur tersebut

Akses Menuju Ke Kawah Ijen
Seperti yang diketahui, untuk sampai ke Kawah Ijen bisa melalui dua jalur yaitu Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Kedua jalur ini akan bertemu di Paltuding, yang merupakan pintu masuk menuju ke lokasi Kawah Ijen.

Dari titik poin Surabaya, dari segi jarak lebih dekat ke Bondowoso dariopada Banyuwangi. Namun dari Bondowoso menuju ke Paltuding harus menempuh perjalanan sekitar 76 km. Lebih dekat dari Banyuwangi ke Paltuding yaitu sekitar 30 km dengan akses jalan yang sudah bagus. Selain itu, dari segi transportasi lebih banyak pilihan mode transportasi menuju ke Banyuwangi daripada ke Bondowoso. Selain menggunakan kendaraan pribadi, juga bisa ditempuh dengan menggunakan bis umum, travel, kereta api maupun pesawat.

Rute dari Banyuwangi ke kawah ijen adalah sebagai berikut:

BANYUWANGI > LICIN > JAMBU > PALTUDING > KAWAH IJEN

Namun hingga saat ini masih belum ada transportasi umum yang menuju langsung ke Paltuding, sehingga alternatifnya adalah membawa kendaraan pribadi ataupun menyewa kendaraan yang sudah disediakan oleh pihak pengelola.

Fasilitas Yang Tersedia di Kawah Ijen
Fasilitas yang disediakan cukup lengkap, diantaranya:

  • Ruang kesehatan (di kaki Gunung Ijen)
  • Penginapan
  • Mushola
  • Tempat parkir
  • Camping Ground
  • Warung / kedai makanan

Tiket dan Jam Operasional Kawah Ijen

Tiket Pendakian
Wisatawan Lokal Harga Tiket
Weekdays Rp 5.000
Weekend Rp 7.500
Wisatawan Mancanegara  
Weekdays Rp 100.000
Weekend Rp 150.000

Biaya lain-lain
Parkir kendaraan bermotor Rp 2.000
Parkir kendaraan mobil Rp 10.000
Toilet Umum Rp 2.000
Sewa Masker Rp 25.000
Sewa Senter Rp 25.000
Mendirikan Tenda Rp 15.000/tenda
Penginapan Perhutani

Rp 150.000/malam


Demi keamanan wisatawan, pendakian ke Kawah Ijen dari Paltuding ditutup pada pukul 14.00 karena pekatnya asap dan kemungkinan arah angin yang mengarah ke jalur pendakian.

Sumber:

  • Banyuwangibagus.com. “Menikmati Keindahan Kawah Ijen”
  • Phinemo.com. “9 Alasam Kawah Ijen Harus Dikunjungi Paling Tidak Sekali Seumur Hidup”

Nearby